Kripto Adalah Ini dan Istilah-istilah Populer dalam Investasi Digital

Arti Teknologi Krpto

Saat pandemi covid 19 pertama muncul di Indonesia, seketika semua sektor terdampak virus ini. Apalagi di bidang investasi dan ekonominya mengalami perubahan cukup drastis. Kripto adalah ini salah satu investasi yang kemudian banyak diminati setelah tren berinvestasi meningkat. Beberapa keuntungan yang didapat memang menggiurkan.

Sekilas tentang Kripto

Banyak harga saham yang jatuh pada saat awal pandemi. Tetapi sebagian orang menganggap momen ini sebagai peluang untuk berinvestasi. Banyak pemula yang belajar instrumen investasi mulai dari reksadana, saham, emas atau kripto. Aset kripto memang akhir-akhir ini sedang populer dan banyak yang membicarakannya.

Cryptocurrency atau kripto merupakan mata uang virtual yang dijamin cryptography. Sedangkan mata uang kripto merupakan mata uang yang digunakan saat bertransaksi secara online antara satu orang dengan yang lainnya. Tidak hanya di Indonesia mata uang ini juga populer di luar negeri. 

Istilah – istilah dalam Kripto

Sederhananya dapat dikatakan sebagai uang digital. Terdapat beberapa istilah yang perlu dipahami sebelum terjun ke dalam investasi kripto. Beberapa istilah yang perlu Anda ketahui dalam kripto adalah ini:

  1. Bull market: istilah yang digunakan jika kondisi pasar sedang naik
  2. Market bear: istilah untuk kondisi pasar sedang turun (kebalikan dari bull market)
  3. FOMO (Fear of Missing Out): istilah untuk investor pemula, masih belajar tapi juga mudah mengikuti orang lain. 
  4. Pump and Dump: istilah untuk menggambarkan strategi yang dilakukan investor crypto. Pump biasanya digunakan saat harga mata uang sedang meningkat, sedangkan dump berarti harga mata uang sedang turun.
  5. Whale: istilah untuk pemilik uang kripto berjumlah besar, minimal sebesar 5 persen dari seluruh aset digital simpanan di pasar kripto.
  6. FUD atau Fear, Uncertainty, and Doubt: istilah strategi jika ingin menurunkan harga uang kripto supaya dapat membeli dengan harga yang murah.
  7. HODL: istilah untuk permainan anagram atau kata yang diacak.
  8. Rekt: istilah untuk pemain yang kalah. Biasanya digunakan saat salah dalam mengambil keputusan seperti menjual terlalu murah
  9. No Cointer: istilah bagi yang tidak memiliki aset kripto atau menjual seluruhnya
  10. To The Moon: istilah untuk uang kripto yang sedang naik atau bahkan dapat mencapai puncak baik dari nilai maupun jumlah penjualan.
  11. Cryptoses: istilah bagi investor yang memiliki rasa antusias atau penasaran tinggi terhadap mata uang kripto.

Kelebihan dan Kekurangan Investasi Kripto 

Setelah mengetahui apa itu kripto, Anda pun sebaiknya mengetahui kelebihan dan kekurangan kripto.

Kelebihan Kripto

Berikut ini beberapa kelebihan kripto yang harus Anda ketahui;

  • Bersifat universal artinya seluruh dunia menggunakan mata uang ini.
  • Tidak ada syarat khusus untuk memilikinya.
  • Sistem transaksinya lebih cepat
  • Transaparansi jelas karena bisa melihat transaksi.
  • Dapat mengetahui jumlah transaksi yang dilakukan melalui angka. 
  • Dapat dikendalikan sendiri
  • Tanggung jawab milik pibadi masing-masing.

Kekurangan Kripto

Selain kelebihan tentunya kripto juga memiliki kekurangan, yaitu:

  • Banyak dimanfaatkan untuk transaksi ilegal
  • Jika lupa password,  uang bisa saja hilang. 
  • Menggunakan sistem password, maka berpotensi hilang jika di-hack.

Sebelum berinvestasi, alangkah lebih baiknya jika mempelajari panduannya terlebih dahulu. Pahami bahwa selain keuntungan yang besar juga terdapat risiko yang besar pula. Dengan demikian, Anda akan berkata “kripto adalah ini…” setelah memahaminya.

Leave a Comment